
Setelah 12 tahun bertahan di balik kemudi kreatif berbagai karya musik Indonesia, produser Lafa Pratomo akhirnya melangkah ke lebih jauh melalui rilisan mini album (EP) perdananya bertajuk ‘Garis Tegak’ yang diresmikan pada konferensi pers di Kemang, Jakarta Selatan (31/07/26).
Proyek yang menandai perjalanan eksplorasi bermusiknya ini bukanlah album solo konvensional dengan vokal pribadi, melainkan sebuah gelanggang kolaborasi kolektif yang menyatukan 12 musisi lintas genre dalam enam trek. Keterlibatan Hindia, Bilal Indrajaya, Isyana Sarasvati, hingga eksplorasi lintas gaya seperti kolaborasi Feby Putri, Matter Mos, dan band punk The Jansen, mengupayakan rasa guyub dan kolaboratif pada album ini. Perjalanan album dimulai dengan diluncurkannya single kolaborasi antar Lafa Pratomo, Matter Mos, dan Feby Putri berjudul“Seperti Angka 8” (04/08/26).
Proses pengerjaan ‘Garis Tegak’ lahir dari eksperimentasi yang organik dan membebaskan. Seluruh tahapan penulisan lagu, workshop perjumpaan karakter musikal, hingga eksekusi akhir rekaman bermula dan diracik di Syaip Studio, Jakarta Selatan. Syaip Studio merupakan ruang kerja sekaligus wadah inkubasi ide yang diampu Lafa. Alih-alih menyodorkan materi mentah untuk dinyanyikan musisi tamu, Lafa mendudukkan setiap kolaborator pada posisi yang setara untuk membangun karya dari titik nol. Di studio ini pula, Lafa secara sadar membiarkan hadirnya ketidaksempurnaan (imperfection) sebagai bentuk tekstur organik yang manusiawi di tengah era produksi serba-cepat.
Tajuk ‘Garis Tegak’ dipilih sebagai simbol resiliensi dan sikap pantang menyerah. Lewat deretan lagu di dalamnya, Lafa berusaha merangkum kegelisahan masyarakat kelas menengah mengenai perjuangan bertahan hidup di tengah situasi dunia yang serba tidak pasti. Tanpa menonjolkan ego individu, Lafa menegaskan perannya sebagai arsitek suara, dan menjadikan ‘Garis Tegak’ bukan sekadar arsip rekam jejak seorang produser, melainkan bukti bahwa di balik karya yang berdiri tegak, ada ruang kolaboratif yang saling menopang satu sama lain.