Dobrakan Kolaborasi Lafa Pratomo, Bilal Indrajaya, dan The Jansen Hajar Batasan lewat Single “terabas” di Syaip Studio

Satu lagi dobrakan batas konvensional Lafa Pratomo melalui Extended Play (EP) ‘Garis Tegak’. Produser dan komposer Lafa Pratomo menghadirkan single ketiga berjudul “terabas”, yang mempertemukan Bilal Indrajaya dan grup punk-rock The Jansen. Seluruh proses kreatif dan rekaman karya ini dipusatkan di Syaip Studio, rumah produksi tempat Lafa bernaung yang konsisten melahirkan karya-karya terbaik bagi para penikmat musik.
Eksplorasi Musikal Rony Parulian Lewat Empat Trek Unggulan Produksi Syaip Studio di Album “Dunia dan Seisinya”

Penyanyi solo berbakat Rony Parulian resmi membuka babak baru dalam perjalanan kariernya melalui album kedua berjudul “Dunia dan Seisinya” yang dirilis di bawah naungan Universal Music Indonesia. Berisi sepuluh trek yang menangkap berbagai fase emosi dan kompleksitas hidup, album ini memperlihatkan sisi kematangan Rony sebagai seorang singer-songwriter. Di balik pencapaian musikal yang lebih organik dan berorientasi band-driven ini, Syaip Studio yang menaungi produser bertangan dingin Lafa Pratomo memegang peranan krusial dalam meracik lanskap suara sejumlah lagu andalan di dalamnya.
Nadin Amizah Bercerita tentang Duka dan Amarah di Album ‘Laika, yang Ditinggalkan’

Penyanyi dan penulis lagu Nadin Amizah resmi merilis album studio ketiganya yang bertajuk “Laika, yang Ditinggalkan” pada 28 Agustus 2026. Berada di bawah naungan label independen Sorai, rilisan ini menjadi penanda kembalinya musisi berusia 26 tahun tersebut setelah tiga tahun sejak meluncurkan album Untuk Dunia, Cinta & Kotornya pada 2023. Di balik kemegahan narasi dan dinamika emosi yang diusung dalam 11 trek album ini, rumah produksi Syaip Studio bersama produser Lafa Pratomo, menjadi bagian pemegang peran strategis dalam meramu sonic identity yang memperkuat visi artistik Nadin.
Rajutan Eksperimen Lintas Genre Whisnu Santika di Saip Studio lewat ‘Map of Feelings’

Musik elektronik tak lagi sekadar soal dentuman ritme di lantai dansa. Lewat album debut bertajuk ‘Map of Feelings’ yang dirilis di berbagai platform musik digital pada Agustus 2026, DJ dan produser Whisnu Santika mengambil langkah berani untuk memperluas batas musik dance.