Penyanyi folk asal Semarang, Fanny Soegi yang sempat dikenal dengan lagu ‘Asmalibrasi’ pada pertengahan tahun 2019 saat dirinya masih tergabung pada grup Soegi Bornean, kini resmi bersolo karir dan baru saja melepas single terbaru bertajuk “Palum” (22/05/26).
Kata ‘palum’ yang memiliki makna antonim dari kata ‘haus’, baru resmi masuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pada tahun 2024. Fanny memang tampaknya tidak bermaksud menjadi ‘duta bahasa’ kosakata yang belum populer, tapi mungkin dirinya memiliki ketertarikan pribadi terhadap kata ‘palum’.
Secara naratif, lirik “Palum” bercerita tentang pencarian kedamaian batin dan keberanian untuk berdamai dengan trauma masa lalu. Fanny menulis lagu ini sebagai pengingat bahwa sejauh apapun seseorang melangkah dan terluka oleh dunia luar, ia harus selalu memiliki “ruang pulang” di dalam dirinya sendiri untuk memulihkan diri.
Lagu ini diramu di Syaip Studio, Jakarta Selatan, dan dibidani oleh Lafa Pratomo selaku produser. Lagu ini difokuskan pada aransemen pada petikan gitar akustik yang organik serta lirik puitis dan vokal teduh Fanny tetap menjadi poros utama yang menyampaikan pesan kontemplatif tersebut langsung ke hati pendengar.
Komplek Yayasan Al-Ikhlas, Jl. H. Syaip No.16A 13, RT.13/RW.2, Gandaria Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430
Email: contact@syaipstudio.com
© All Rights Reserved by Syaip Studio